Pijat Bayi Bisa Usir Stres dan Bikin Cerdas

Pijat ternyata selain menghilangkan pegal pada tubuh, ternyata bermanfaat besar bagi pertumbuhan bayi.Selain menjalin kedekatan antara anak dan orangtua, juga menghilangkan stres pada bayi.Stres pada bayi sering dipicu karena ia merasa tidak nyaman atau sakit.Selain itu, kebutuhan dasar yang tidak segera terpenuhi, misalnya lapar atau haus juga membuatnya kurang diperhatikan.

Nah, pijat bayi bisa mengatasi keadaan ini sehingga si kecil akan tenang kembali. Namun, bukan itu saja manfaat yang akan diperoleh dari pijat bayi.“Pijatan pada bayi sangat diperlukan karena orangtua dan anak harus rutin bersentuhan,” ujar Niniek Soetini MFis.Secara tidak langsung, hubungan antara orangtua dan anak semakin dekat. Maka, sedini mungkin bayi harus mendapatkan pijatan dari orangtuanya.


Wanita yang menerima gelar Master Fisioterapi dari Universitas Udayana, Bali, ini juga menjelaskan keunggulan terapi pijat.Terapi ini membuat daya tahan tubuh bayi dan hormon pertumbuhannya meningkat.Bayi pun tumbuh menjadi lebih aktif dan cerdas, entah ketika berbicara atau menanggapi rangsangan yang diberikan orangtuanya atau orang lain.“Bayi terlahir prematur atau kekurangan gizi dapat disembuhkan dengan terapi pijat ini,” imbuhnya.Mulai usia berapa sebaiknya bayi dipijat? Menurut Niniek, usia berapa pun bisa, entah itu mulai usia satu hari atau saat berusia 12 tahun. Asal disesuaikan dengan pengalaman para fisioterapisnya saja.Bayi yang dipijat biasanya proses tumbuh kembangnya berbeda dengan bayi yang tidak pernah dipijat.

Walaupun baru dilahirkan, ada baiknya bayi dipijat supaya merasa rileks.Peredaran darahnya pun akan lebih lancar sebab saat dalam rahim ia sudah merasa nyaman, tetapi kemudian 'dipaksa' keluar melalui saluran yang sangat sempit. Bayi menjadi kaget dan yang bisa dilakukannya adalah menangis.

Hasil optimal diperoleh ketika pijat bayi dilakukan dengan benar. Tahap-tahap proses pemijatan sebaiknya diketahui orangtua sebab dari sini proses tumbuh kembang anak ditentukan.
Berikut tahapannya:

1. Awali pijat bayi ini dengan sentuhan ringan di bagian tubuh yang kurang sensitif, yaitu kaki. Mulai dari telapak kaki, tekan perlahan secara merata.

2. Berikutnya, arahkan pijatan halus ke bagian betis hingga pangkal paha bayi. Lakukan dari bawah ke atas berulang kali.

3. Jangan paksakan keinginan orangtua. Kalau bayi ingin tidur telentang atau tengkurap biarkan saja.

4. Setelah paha, lanjutkan pijatan pada bagian perut. Usahakan dari sisi samping hingga mengerucut ke tengah perut beberapa kali. Gerakan pijatan di perut berikutnya adalah berputar searah jarum jam.

5. Untuk bagian bahu, pakai kedua tangan Anda. Tangan kanan untuk memihat bahu kanan dan begitu juga untuk sisi kiri. Menurut ahli medis, pijatan di bahu bisa melemaskan otot-otot yang kaku akibat menahan kepala ketika belajar merangkak atau berjalan.

6. Selanjutnya, pijatan mengarah ke bagian belakang tubuh bayi, yaitu pantat dan punggung. Gerakannya memutar searah jarum jam supaya sirkulasi darah ke jantung lancar.

7. Nah, terakhir adalah head massage yaitu memijat seluruh bagian kepala mulai dari tempurung hingga bagian belakang kepala.

Sumber : http://surabaya.tribunnews.com

0 komentar:

Posting Komentar

 

Puskesmas Mejayan Copyright © 2012 | Visit Puskesmas Mejayan