Cara Manjur Haid Tanpa Kram

Senin, 29 April 2013


HAID lancar tanpa kram dengan nyeri yang mengganggu merupakan harapan para wanita. Namun kondisi ini bisa menjadi kenyataan, asal Anda bisa mengatur pola hidup sehat.

Ya, hal ini karena haid tidak lancar akan membuat aktivitas terganggu hingga kinerja menurun. Lantas, apa yang harus dilakukan agar siklus menstruasi tanpa kram?

Berikut ini beberapa tip agar siklus menstruasi Anda lancar dan bebas kram saat premenstrual syndrome (PMS), sebagaimana dilansir Sbwellnessdirectory.

Jauhi hal yang berunsur dingin

Wanita tidak boleh mengonsumsi air dingin sebelum dan sesudah siklus menstruasinya atau berenang di air dingin. Pasalnya, kondisi dingin menyebabkan stagnasi atau darah dalam tubuh berhenti hingga akan memperburuk lancarnya pelepasan darah kotor ketika menstruasi.

Jangan melakukan diet berat saat haid

Diet sebelum dan selama siklus haid sangat tidak dianjurkan. Alasannya, wanita saat siklus haid membutuhkan asupan gizi yang banyak. Untuk itu, sebaiknya para wanita yang mengalami siklus haid mengonsumsi sayuran hijau atau biji-bijian yang dimasak dengan matang. Selain itu, mengonsumsi herbal hijau seperti kemangi, ketumbar, dan kunyit yang diperaya bisa mengurangi nyeri saat PMS.

Jauhi makanan junkfood

Banyak wanita saat mengalami siklus haid banyak mengonsumsi camilan. Tentu mengemil boleh, asal harus memerhatikan gizi dan nutrisi, bukan hanya mengonsumsi es krim, cokelat, atau keripik kentang.

Mengonsumsi makanan berkarbohidrat

Makan karbohidrat menjadi cara terbaik untuk menangkal wanita yang sedang PMS dan berkeinginan ngemil. Pasalnya, makanan karbohidrat merupakan sumber serat yang baik dan membantu membersihkan kelebihan hormon estrogen dari tubuh. Tingginya kadar karbohidrat telah terbukti berkontribusi menstabilkan wanita saat PMS. Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi makanan berkarbohidrat justru meringankan gejala psikologis, seperti ketegangan, kecemasan, dan perubahan suasana hati yang biasanya dialami wanita saat PMS.

Sumber karbohidrat yang baik sendiri termasuk kentang, jagung, kacang-kacangan, dan bii-bijian. Apalagi ditambah mengoles minyak hangat di daerah sekeliling perut. Hal itu sudah terbukti bisa meringankan nyeri saat siklus menstruasi.(okezone.com)

Bayi Raksasa Lahir di Pekanbaru

Sabtu, 27 April 2013



Pasangan Harli Prasetio dan Mulyaningsih begitu gembiranya dengan kehadiran anaknya  yang keempat.

Kedua pasangan ini melahirkan bayi baru lahir pada Jumat (26/4) pukul 10.30 wib ini dengan bobot mencapai berat 5,99 kilogram sedangkan panjang 58 sentimeter atau sama dengan usia bayi empat bulan.

 Melalui proses operasi caesar bayi raksasa ini lahir dengan kondisi sehat begitu juga ibunya meskipun masih dalam pengawasan tim medis.

"Awalnya saya takut dan bercampur aduk sebelum istri saya melahirkan, karena memang saat USG teraksir itu, kata dokternya anak saya beratnya 5 kiloan, karena bobot yang besar, akhirnya melalui proses operasi caesar," ujar Harli Prasetio kepada Tribun saat di Temui di RS Syafira tempat istrinya melahirkan Jumat (26/4) kemarin.

Terpancar wajah kegembiraan dari muka sang ayah yang saat itu memandangi putra keempatnya itu, karena rasa takut yang sebelumnya dirasakannya berubah menjadi rasa senang karena kehadiran bayi dengan bobot yang langka.

"Kalau sekarang pastinya senang banget dengan kehadiran anak keempat saya ini, apalagi dia sehat dengan bobot yang besar seperti ini,"ujar Harli.

Saat mengandung bayi dengan bobot raksasa tersebut, Mulyaningsih setiap hari biasanya menghabiskan empat liter air mineral kemasan botol. Aktifitas itu rutin dilakukan ibu tiga anak ini sejak usia kandungan masih muda.

"Istri saya itu selalu minum air mineral dalam kemasan botol setiap harinya lebih dari empat liter, kalau minum es kayaknya nggak ada istri saya minum,"ujar Harli.

Memang, bobot ibu bayi raksasa ini juga bisa dikatakan memiliki bobot obesitas, karena memiliki berat badan 118 kilogram. Sehingga bisa juga diyakini pengaruhnya karena faktor gen dari sang ibu.

"Anak saya ketiga juga bobotnya besar mencapai 5 kilo, memang ibunya besar,"ujar Harli.

Sementara itu, sang bayi raksasa tersebut masih menjalani pengawasan di ruang Observasi bayi di Rumah Sakit Syafira. Sedangkan ibunya masih menjalani perawatan lanjutan di ruang poli karena masih dalam pengawasan tim medis pasca operasi.

Sementara itu, dokter yang menangani proses kelahiran bayi raksasa tersebut Dr. H. Khairul Nasir saat dikonfirmasi Tribun mengatakan di RS Syafira dan Pekanbaru baru pertama kali bayi lahir, dengan bobot hampir mencapai 6 kilogram.

"Saya baru pertama kali menangani bayi seberat ini, dan saya rasa memang di Pekanbaru ini paling besar bayi yang lahir,"ujar Khairul Nasir kepada Tribun Jumat.

Menurut dokter saat ini kondisi ibu dan anak dalam keadaan sehat hal itu bisa dilihat dari tangisan si bayi dengan menangis kuat. Kemudian indikasi diabetes yang diderita sang ibu juga tidak ada sehingga dokter menyimpulkan keadaan keduanya dalam keadaan sehat.

"Bayi lahir dalam keadaan besar itu kemungkinan faktor penyakit gula di dalam tubuh ibunya, konsumsi makan ibu yg berlebihan dan keturunan keluarga memang besar-besar,"ujar Nasir.

Selanjutnya meskipun disimpulkan keadaan bayi sehat, namun pihak dokter masih menunggu sang bayi untuk di observasi selama empat hari di RS. "Kita lihat perkembangan beberapa hari kedepan, tapi memang saat ini kondisinya normal dan sehat," ujar Nasir. (TRIBUNNEWS.COM)
 

Puskesmas Mejayan Copyright © 2012 | Visit Puskesmas Mejayan